Selasa, 27 September 2016

Atasi Masalah dengan Sholat, Doa, dan Sedekah




Atasi Masalah dengan Sholat, Doa, dan Sedekah


Sebagai seorang muslim, ketika menghadapi segala permasalahan hidup yang datang hendaknya melakukan tiga hal. Di antaranya Sholat, doa, dan sedekah.
Sholat
Sebagai umat Islam, sholat merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan karena sholat merupakan tiang agama serta dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.
Betapa meruginya mereka yang sampai meninggalkan salat. Sholat juga merupakan salah satu jalan menuju Allah. Ketika masalah kita juga dianjurkan untuk sholat hajat 2 rakaat.
“Allah kasih jalan untuk ketemu sama yang punya jagat langsung, yang punya segala jawaban dari segala masalah yang kita hadapi. Allah kasih jalan yang enggak ada siapapun yang bisa membatasi kecuali Allah sendiri kalau Dia mau nolak, yakni sholat,”
Doa
Salah satu cara meminta kepada Allah adalah dengan berdoa. Begitu juga ketika masalah tiba-tiba datang menghampiri. Segera gelar sajadah kita, wudhu, sholat dan doa.
“Doanya bahasa Indonesia, boleh. Sama Allah minta apa aja boleh. Jangan lupa minta ridho-Nya, minta ampunan-Nya, minta kasih sayang-Nya, minta bimbingan-Nya,”
Kita doa satu, Allah selamatkan lebih dari satu musibah. Kita doa terus, maka banyak musibah yang dihindarkan Allah dari kita. Jadi, kenapa jadi malas, bosan, cape, letih, berdoa? Rajin doa, dan nikmati, insyaAllah kita akan terhindar dari musibah.
Sedekah
Seperti yang sudah kita ketahui kalau sedekah merupakan pinjaman terbaik kepada Allah. Sedekah dapat menyelesaikan segala macam masalah bahkan menyembuhkan penyakit hati. Sedekah yang disertai riyadhoh insyaAllah bisa menjadi jawaban dari masalah yang kita hadapi di kehidupan sehari-hari.

Doa Agar Bisa Pergi Haji

            Doa Agar Bisa Pergi Haji

Sedari kecil saya sudah pengen banget bisa pergi haji dan bisa berangkatin haji orang tua, makanya semangat belajar ke sana-sini di tengah keterbatasan financial. Lepas nyantren, berusaha gigih untuk mengais rezeki halal yang banyak dan berkah. Ini doa yang selalu dipanjatkan lepas shalat lima waktu:
اللهم ارزقنا رزقا واسعا حلالا طيبا مباركا وأنت خير الرازقين
“Ya Allah karuniakan kepada kami rezeki yang luas, halal, baik lagi berkah, dan Engkaulah sebaik-baiknya yang memberikan rezeki.”
Dan tiap habis shalat jum’at selalu saya baca 7 kali doa berikut :
اللَّهمَّ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيْدُ، يَا مُبْدئُ يا مُعيدُ، يا رَحيْمُ يا وَدُوْدُ، اَغْنِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَ بِفَضْلِكَ عمَّنْ سِوَاكَ.
“Ya Allah Yang Maha Kaya, Yang Maha Terpuji, Yang Maha Pencipta, Yang Maha Mengembalikan, Yang Maha Penyayang, Maha mengasihi. Ya Allah jadikanlah kami kaya dengan apa yang telah Engkau halalkan dari yang Engkau haramkan, dan dengan ketaatan padaMu dari bermaksiat padaMu, dan karuniaMu dari pihak selain diriMu”
Saya dapat ijazah doa juga dari gurunda K.H. Masyuri Baidhowi, MA., Pengasuh Pesantren Modern Darussalam Eretan Indramayu, doa ini spesial untuk bisa berangkat haji dan umroh ga pake cape, ga pake lama dan bisa bolak-balik ke tanah suci sewayah-wayah kita mau.
الهم ارزقنا زيارة حرمك وحرم نبيك محمد صلى الله عليه وسلم للحج والعمرة مراتا وكراتا عديدة
“Ya Allah karuniakan kepada kami kesempatan untuk berziarah ke tanah haram-Mu dan tanah haram Nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk beribadah haji dan umrah berkali-kali.”
Tentunya sering-sering baca sholawat untuk baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya dan untuk Nabiyyullah Ibrahim ‘alaihishsholatu wasallam. Banyakin sedekahnya, bantu saudara-saudara kita yang mau berangkat haji, Mudah-mudahan Rasulullah mengaudiensi agar kita termasuk yang diundang oleh Allah ke rumah-Nya.
Alhamdulillah Allah takdirkan kami bisa berangkat bareng musim haji 1436 H ini. Saya do’akan juga semoga seluruh kawan-kawan bisa berangkat haji bersama orang-orang tercinta…
لبيك اللهم لبيك لبيك لا شريك لك لبيك إن الحمد والنعمة لك والملك لا شريك لك…

Amalan Wajib Orang Sukses

                Amalan Wajib Orang Sukses

Amalan yang bagus buat para pedagang, adalah amalan yang bagus juga buat pelajar-pelajar, mahasiswa-mahasiswa, pekerja-pekerja, profesional, ibu-ibu rumah tangga, para pemimpin dan pejabat.
Apa itu?
# Sebaik-baik amalan adalah benerin yang wajib, dan ngidupin yang sunnah.
Sebaik-baik bisnis, sebaik-baik perniagaan, sebaik-baik yang mesti dicari, diusahakan, diperhatikan, dikejar, lalu merasa sayang bila luput, bila ga terkerjakan… Adalah bagaimana mencintai dan ikhlas mengerjakan apa-apa yang diperintah Allah dan Rasul-Nya. Dan menjauhi sekuat mungkin apa-apa yang Allah dan Rasul-Nya ga suka.
Maka di antaranya adalah:
# Peliharalah shalat berjamaah. Di masjid. Utamanya buat laki-laki. Buat para perempuan, jika dimungkinkan, ga mengapa ke masjid. Tetap beda feel-nya. Jika ga dimungkinkan, usahakan berjamaah bersama perempuan-perempuan yang lain.
Datanglah sebelum azan tiba. Rasakan sensasi menunggu Allah. Bukan menunggu pembeli bagi pemilik warung, toko, restoran.
# Datanglah sebelum Allah memanggil. Rasakan sensasi menanti Allah. Lebih dari segala perasaan menanti kekasih atau yang dinanti-nantikan datang. Sedang ia masih sama-sama orangnya. Masih sama-sama makan, minum, dan bernafas.

# Shalatlah sunnah. Sunnah tahiyyatul masjid, shalat sunnah qobliyah, shalat sunnah ba’diyah.
# Berdoalah antara azan dan iqomat. Berdoalah setelah selesai shalat. Mintalah rizki-Nya. Berterima kasihlah juga padanya. Terus apalagi?
# tambahin lah dengan dhuha. Jangan dua rokaat. Tapi paling kagak empat rokaat. Syukur-syukur 12 rokaat. Kan rizki juga pengen banyak.
# shalatlah tahajjud. Hingga diri kita mulia di mata Allah.
# Keluarkanlah sedekah, zakat, dan perbanyaklah zikir-zikir, shalawat, istighfar, dan baca Al Qur’an.
Syukur-syukur juga mau ngafal Qur’an. Walo sehari seayat. Bersama tadabbur maknanya. Minimal baca terjemahnya.

# Tuntutlah juga ilmu. Dengan mendatangi majlis-majlis yang dibahas di dalamnya Al Qur’an dan As Sunnah. Dan ilmu-ilmu lain.
Tambah terus ilmu dengan cara-cara sepatutnya. Entah itu ambil sekolah lagi, kuliah lagi, bergaul sama ahli ilmu ini dan itu. Baca-baca buku. Browsing internet yang manfaat.
Cari terus ilmu baru, sungguhpun misalnya di luar kompetensi dan bidang yang diminati. Semua itu akan nambah mengangkat derajat dan mendatangkan berjuta kebaikan.

# Ketika berniaga, bekerja, belajar, berumah tangga, atau apapun aktifitasnya, lalu baca bismillaah di awal, dan hamdalah di akhir, dan tidak meninggalkan hal-hal di atas, maka itulah sebaik-baik amalan.

Shalawat itu Amalan Hebat

                  Shalawat itu Amalan Hebat

Bila hari-hari biasa, kalau kita bershalawat, shalawat itu dianter ke Rasul via malaikat-malaikat Allah. Kalau hari Jum’at, dianter langsung. Hitungan malam Jum’at itu dimulai Kamis maghrib. Jadi, langsung aja geber-geberan shalawat. Tebus kelalaian di hari-hari biasa mulai maghrib ini sampai dengan Jum’at maghrib nantinya.
Benar-benar dibanyakin tuh shalawatnya, tapi baca dengan penuh cinta, dengan mencoba menimbulkan rasa rindu. Bayangin, kelak saat kita di Padang Makhsyar, saat semua Nabi, menyeru umatnya untuk mencari Nabi Muhammad SAW, bergabung bersamanya…
Kita-kita yang rajin bershalawat untuknya malah disenyumin Nabi Muhammad SAW, disalamin Nabi Muhammad SAW, dan ikut berbaris di belakangnya seraya menanti hisab yang sudah diringankan seringanringannya sebab Nabi bersama kita.
Shalawat itu doa. Sedang kalo doa, kembali lagi pada yang mendoakan. Kiranya, kalau mendoakan Nabi? Doa buat Nabi, kembali ke kita. Wow.
Shalawat pun amalan hebat. Gak perlu wudhu, gak perlu niat. Walau tentu kalau wudhu jauh lebih baik dan hebat sebab Allah pun bershalawat.
Para malaikat pun bershalawat. Penghuni alam semesta, semua cinta Nabi. Semua bershalawat, kecuali mereka yang kafir, bodoh, dan malas.
Dengan shalawat, doa pun menjadi makbul sebab sebelum dan sesudah berdoa kita menyebut nama Rasul dengan penuh pemuliaan dan penghormatan.
Allah paling suka hamba-hamba-Nya mencinta yang dicintai-Nya. Allah paling demen sama hamba-hamba-Nya yang mendoakan kekasih-Nya. Sesiapa yang berdoa dengan menyebut nama Muhammad, sholla ‘alaih, maka doa itu sungguh tak terhalang.


PENYEBAB TERTOLAKNYA DOA

            PENYEBAB TERTOLAKNYA DOA

Doa merupakan inti dari ibadah dan ia merupakan senjata paling ampuh yang dimiliki seorang mukmin.
Dari ibnu Mas’ud r.a, bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa mati dalam keadaan masih berdoa kepada selain Allah untuk menyekutukan-Nya maka ia masuk NERAKA” (HR. Bukhori)
Dan Allah Ta’ala senantiasa memerintahkan kita untuk selalu berdoa kepada-Nya, hal ini sebagaimana firman-Nya :
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.  Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
(Q.S. Al Baqarah : 186 )
Namun ada beberapa hal yang membuat doa kita ini tidak di ijabah oleh Allah Ta’ala, sebagaimana disebutkan oleh Syaikh Muhammad ibn Utsaimin Rohimahullah, dalam syarh kitab Riyadhussolihin karya imam Nawawi rohimahullah :
1. makan dan minum atau berpakaian dari yang haram, atau dari usaha atau kerja yang haram.
 Rasulullah SAW bersabda:
“Wahai manusia, sesungguhnya Allah ta’ala adalah Maha Baik, tidak menerima kecuali yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada para Rasul. Allah ta’ala berfirman:
“Hai Rasul-Rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shalih”
(Q.S. Al-Mu’minuun: 51)
Dan Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah dari rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu”(Q.S.Al-Baqarah:172)

2. tidak khusyu’ dan lalai serta tidak memaknai doanya. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Berdoalah kepada Allah dan kamu yakin akan dikabulkan. Ketahuilah bahwa Allah tidak akan mengabulkan doa orang yang hatinya lalai dan tidak khusyu.”


3.teburu–buru minta terkabul doanya yang akhirnya ia meninggalkan doa. Rasulullah SAW bersabda: (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi no.3479 dan Al-Hakim no.1817; hasan lighairihi).

“Dikabulkan doa seseorang dari kalian selama ia tidak buru-buru, (dimana) ia berkata:
”Aku sudah berdoa namun belum dikabulkan doaku” (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari no.5981 dan Muslim no.2735).
“Senantiasa doa seorang hamba akan dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk meminta berbuat dosa, atau memutuskan silaturahim, dan selama ia tidak meminta dengan tergesa-gesa (isti’jal)”.

Ada yang bertanya : “Ya Rasulullah, apa itu isti’jal ?”. Jawab beliau : “Jika seseorang berkata:

“Aku sudah berdoa, memohon kepada Allah, tetapi Dia belum mengabulkan doaku”. Lalu ia merasa putus asa dan akhirnya meninggalkan doanya tersebut”. (Diriwayatkan oleh Muslim No.2735).


4. berdoa yang isinya mengandung perbuatan dosa atau memutuskan silaturrahim.
Sabda Rasulullah SAW:
Senantiasa doa seorang hamba akan dikabulkan selama ia tidak berdoa untukmeminta berbuat dosa, atau memutuskan silaturahim.
 (Diriwayatkan oleh Muslim no. 2735).

Dari Jabir r.a, dia berkata:
Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah seseorang berdoa dengan sebuah doa, melainkan Allah memberikan kepadanya apa yang dia minta atau menolak keburukan darinya yang semisalnya, selama dia tidak berdoa untuk perbuatan dosa atau pemutusan hubungan kekerabatan.” 
(HR. At-Tirmizi no.3573 dan dinyatakan hasan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ no.5637).


5. gemar melakukan maksiat dan perbuatan apa saja yang diharamkan Allah.
 Disebutkan dalam sebuah hadits bahwa doa yang bermanfaat untuk orang tua adalah doa anak sholeh, sebagaimana sabda Rasulullah SAW : Abu Hurairah r.a menuturkan bahwa, Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim: 3084)
Maka tentunya kesholehan seseorang itu mempengaruhi terkabulnya doa sebagaimana kemaksiatannya akan menghalangi doanya.
Seorang penyair berkata : “Bagaimana mungkin kita mengharap terkabulnya doa, sedangkan kita sudah menutup jalannya dengan dosa dan maksiat”.

6. meninggalkan Amar Ma’ruf dan Nahi Munkar serta meratanya perbuatan maksiat.
Rasulullah saw bersabda :
“Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, hendaklah kalian menyuruh yang ma’ruf dan mencegah kemungkaran atau (kalau tidak kalian lakukan), maka pasti Allah akan menurunkan siksa kepada kalian, hingga kalian berdoa kepada-Nya tetapi tidak dikabulkan” (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi no.2169, Al-Baghawi dlm Syarhus-Sunnah 14/3453, & Ahmad no.23360).

7. tidak bersungguh-sungguh dalam berdoa. Rasulullah SAW bersabda :
“Apabila seseorang dari kamu berdoa dan memohon kepada Allah, janganlah ia mengucapkan:
“Ya Allah, ampunilah dosaku jika Engkau kehendaki, sayangilah aku jika Engkau kehendaki, dan berilah rizki jika engkau kehendaki.” Akan tetapi, ia harus bersungguh-sungguh dalam berdoa.“Sesungguhnya Allah berbuat menurut apa yang Ia kehendaki dan tidak ada yang memaksa-Nya”

.(Diriwayatkn Al-Bukhari no.7026].
Setelah kita berdoa dan berusaha mencari sebab untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, kemudian misalnya Allah ta’ala belum mentaqdirkan doa kita terwujud, maka kita harus bersabar dan husnudzon, serta ridha bahwasannya Allah ta’ala mempunyai hikmah yang sangat besar. Allah ta’ala sangat sayang terhadap hamba-Nya dan seorang hamba tidak tahu tentang akibat urusannya.
Firman Allah Ta’ala :
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”
(Q.S. Al Baqoroh :216)


TERANGILAH SETIAP HATI KITA DENGAN BACAAN AL QUR AN,YANG AKAN MEMBAWA KETENGAN DIDALAM HATI SETIAP PENDENGARNYA