Rabu, 26 Oktober 2016

JAJAL DAN LAKUKAN

JAJAL
#jajal 1. Jajal dhuha, sebab rasa syukur. Jajal tahajjud sebab rasa syukur. Jajal sedekah, sebab rasa syukur.
#jajal 2. Bukan saja karena kepentingan&keinginan dunia. Lihat kalimatnya: “Bukan saja…”. Ya, sebab tak mengapa juga sbnrnya.
#jajal 3. Yakni tak mengapa kita shalat malam, sebab pengen diangkat derajat oleh Allah, Puasa Daud sebab pengen diubah jadi kaya…
#jajal 4. Dhuha sebab pengen dibuka rizki&kemudahan. ga papa Sedekah sebab pengen dibanyakkan rizki, tak mengapa. tapi jajal yang brbeda.
#jajal 5. Yakni jajal Dengan semangat rasa syukur. Dhuha, sebab makasih sama Allah, masih bisa menikmati pagi, bisa sarapan, bisa ngeteh, bisa kerja…
#jajal 6. Kumpulin semangat rasa syukur di pagi hari, apa aja yang bisa disyukuri, lalu ambil wudhu dan shalat dhuha.
#jajal 7. Tahajjud, sebab juga rasa syukur, mendusin bangun, suami/istri masih di samping. Anak2 sehat. Lalu tahajjud. Thanks to Allah.
#jajal 8. Sedekah, bukan saja pengen dibanyakin rizki, tapi pengen bersyukur. Alhamdulillaah, jantung sehat, ginjal bener, kaki tgn lengkap.
#jajal 9. Baca Qur’an, bukan sj pengen meraup pahala&kebaikan, bukan sj pengen syafaat/pertolongan Allah. tapi karena juga rasa syukur.
#jajal 10. Dikasih mata, tangan, mulut, maka kita brsyukur Dengan membuka lembaran Qur’an Dengan tangan, &melihat Qur’an, lalu mmbacanya.
#jajal 11. Temukan ibadah sebab rasa syukur. Nikmaaaaaattt rasanya… Temukan ya… Apalagi kalo bisa bersyukur di kala sempit, susah, sedih…
#jajal 12. Syukur di saat senang, happy, banyak uang, dapat modal, lulus sekolah, diwisuda, dll kesenangan, trbilang “biasa”.
#jajal 13. Syukur yang lebih hebat, adalah saat kebalikannya. Misal, paginya bercerai Dengan suami, dalam keadaan menyakitkan…
#jajal 14. Lalu ambil wudhu… Shalat dhuha… Ingin berterima kasih untuk 7-8th pernikahan…
#jajal 15. dalam keadaan hati hancur berkeping2, say thanks to Allah lewat shalat dhuha… Luar biasa…
#jajal 16. Allah liat 7hr ke depannya, istri ini tabah, kuat, ngga ada komplennya… Dan permintaanya, pengen diampunin selama jadi istri…
#jajal 17. Maka awan pun segera berubah dan diubah jadi biru. Teraaaaannnnggg hidupnya…. Keadaan serta merta berbalik…
#jajal 18. Di hari ke-8, suami yang sudah menceraikannya, balik lagi… Subhaanallaah… Maha Suci Allah…
#jajal 19. “Maaf De… Ada barang saya yang ketinggalan…” Begitu kata suami yang pekan lalu menjatuhkan talak. *uhuk.
#jajal 20. Kirain setelah hidup penuh syukur, suami benar-benar kembali. Kembali rujuk. ngga taunya ada barangnya ketinggalan, he he…
#jajal 21. “Masuk aja Mas… Masih kamarmu koq…”
#jajal 22. 7hr dilalui Dengan penuh syukur… ngga ada benar-benar keluhannya. Bahkan shalat malam pun, Dengan rasa syukur. Hilang suami, malah dapat Allah.
#jajal 23. Tiba2 hadir lagi sosok yang sudah berusaha untuk dilupakan. Dan sosok itu permisi masuk kamar, kamar yang penuh kenangan 7-8th menikah…
#jajal 24. Suami itu pun pamit setelah ngambil barangnya. “Permisi ya De…”. Tanpa senyuman. Tanpa sentuhan. “Ya Allah…”
#jajal 25. Sadar masih ada wudhu… Ia balik lagi ke atas sajadahnya… Lagi2 pengen bersyukur… ngga pengen komplain…
#jajal 26. ngga begini nih… “Ngapain sih balik lagi?! Nyebelin banget. Cuma mau ambil barangnya…”. Engga. Engga begitu.
#jajal 27. Istri ini memilih teruuuuussss bersyukur… “Makasih ya Allah… Bisa kulihat lagi wajah suamiku…”.
#jajal 28. Coba terusin nih kisah… Kirim ke teamyusufmansur@gmail.com. yang ngirim kisahnya, dapat CD kompilasi murottal saya. Serius.
#jajal 29. Ditunggu ya tulisannya. Silahkan bikin terusan/sambungan kisah ini. Versi saudara sendiri. Mau happy, or sad ending, trsrah.
#jajal 30. InsyaAllah CD kompilasi murottal, menunggu. Buat cuplikan2 terusan kisah versi saudara msng2, boleh juga tweet ke sini.
#jajal 31. tapi yang dapat CD, yang ngirim imel ke imel tsb, berupa terusan kisah. kasih subject: #jajal.
#jajal 32. Ok, sampe ketemu lagi. Mudah-mudahan saudara termotivasi, terangsang, untuk menulis. Salam hormat, @yusuf_mansur.
#jajal 33. Jajal untuk tidak ngomel2, ceritanya bersambung dan sambungin sendiri, he he. Jajal syukuuuuuurrr dikasih 32 tweet… He he.
#jajal 34. Saya doain semoga sdri2 jadi istri yang tabah, sabar, dan sdr2 jadi suami yang ngga egois, ngga belagu…

Minggu, 16 Oktober 2016

Keutamaan Pergi Ke Masjid

          Keutamaan Pergi Ke Masjid



Diriwayatkan , Dari Abu Hurairah ra , bahwa
 Rasulullah bersabda :
     " Barang siapa pergi atau pulang dari masjid maka Allah menyiapkan tempat tinggal          baginya di Surga, setiap kali ia pergi atau pulang darinya"

 Dan didalam hadis yang lain Rasulullah bersabda bahwa :
          ' Mlaikat membaca shalawat kepada salah seorang di antara kalian selama dia itu ditempat shalat ( Masjid ) yang dia pakai untuk  shalat dan selama itu dia tidak berhadas. Para malaikat berkata : " Ya Allah ampunilah dia ,ya Allah sayangilah dia"                                                                      (HR Bukhari)
              
 Maka berbahagialah bagi kita semua yang Allah beri petunjuk serta hidayah untuk selalu kita pergi dan sholat ber jama ah di Masjid,terutama dan yang utama dalah kaum pria ,karena begitu besar keutamaan dan pahala yang dijanjikan Allah,dan janji Allah adalah pasti.

Kamis, 13 Oktober 2016

KEUTAMAAN MEMELIHARA JANDA DAN ORANG MISKIN

KEUTAMAAN MEMELIHARA JANDA DAN                          ORANG MISKIN



Sebagaimana yang telah diriwayatkan dari Abu Hurairah ra ;
bahwa Rasulullah saw bersabda : " Orang yang mengurusi janda dan orang miskin seperti orang yang berjihad fi sabilillah,dan aku mengira beliau mengatakan, "Seperti orang yang shalat tidak terputus dan seperti orang berpuasa yang tidak pernah berbuka" 
 Sungguh Allah maha pemurah dan maha pengampun atas semua dosa dosa kita sehingga Allah memberikan kemudahan kepada hambanya untuk melakukan kebaikan yang pahalanya sangat luar biasa.

Rabu, 12 Oktober 2016

Ujian Dapat Menghapuskan Dosa

         Ujian Dapat Menghapuskan Dosa


   Maka janganlah kita pernah menggerutu apalagi sampai berputus asa jikala kita mendapatkan kesusahan,kesedihan dan sewaktu kita ditimpa suatu musibah , ingatlah bah Allah maha penolong dan maha pengampun.

 Sebagaimana yang telah diriwayatkan  Abu Hurairah ra, bahwa  :

Rasulullah saw bersabda 
     
 "Tidak ada sesuatupun yang menimpa seorang muslim,baik berupa                                     kelelahan,kesakita,kecemasan,kesedihan,gangguan,penyakit,kesusahan hingga           duri yang menusuknya,kecuali Allah mengampuni dosa - dosanya dengannya."

Shalat, Doa, dan Sedekah Atasi Masalah

Shalat, Doa, dan Sedekah Atasi Masalah



Sebagai seorang muslim, ketika menghadapi segala permasalahan hidup yang datang hendaknya melakukan tiga hal. Di antaranya Shalat, doa, dan sedekah.
Shalat
Sebagai umat Islam, shalat merupakan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan karena shalat merupakan tiang agama serta dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.
Betapa meruginya mereka yang sampai meninggalkan salat. Shalat juga merupakan salah satu jalan menuju Allah. Ketika masalah kita juga dianjurkan untuk shalat hajat 2 rakaat.
“Allah kasih jalan untuk ketemu sama yang punya jagat langsung, yang punya segala jawaban dari segala masalah yang kita hadapi. Allah kasih jalan yang enggak ada siapapun yang bisa membatasi kecuali Allah sendiri kalau Dia mau nolak, yakni shalat,”
Doa
Salah satu cara meminta kepada Allah adalah dengan berdoa. Begitu juga ketika masalah tiba-tiba datang menghampiri. Segera gelar sajadah kita, wudhu, shalat dan doa.
“Doanya bahasa Indonesia, boleh. Sama Allah minta apa aja boleh. Jangan lupa minta ridho-Nya, minta ampunan-Nya, minta kasih sayang-Nya, minta bimbingan-Nya,” 
Kita doa satu, Allah selamatkan lebih dari satu musibah. Kita doa terus, maka banyak musibah yang dihindarkan Allah dari kita. Jadi, kenapa jadi malas, bosan, cape, letih, berdoa? Rajin doa, dan nikmati, insyaAllah kita akan terhindar dari musibah.
Sedekah

Seperti yang sudah kita ketahui kalau sedekah merupakan pinjaman terbaik kepada Allah. Sedekah dapat menyelesaikan segala macam masalah bahkan menyembuhkan penyakit hati. Sedekah yang disertai riyadhoh insyaAllah bisa menjadi jawaban dari masalah yang kita hadapi di kehidupan sehari-hari.

Selasa, 11 Oktober 2016

Penyakit Gengsi

                   Penyakit Gengsi

Alhamdulillah! Tak ada yang patut disembah selain Alloh Swt. Hanya kepada Alloh kita semua akan kembali. Semoga Alloh Yang Maha Mendengar setiap doa, senantiasa membimbing kita sehingga kita termasuk kepada golongan hamba-Nya yang bersyukur. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada Rosululloh Saw.
 
Gengsi adalah penyakit yang menyesakkan dada, membuat hati tertekan, merasa terhimpit, dunia ini terasa sangat sempit. Ada orang yang karena gengsi naik angkot, maka dia memaksakan naik taksi, padahal ia tidak mampu dan memang tidak perlu. Sepanjang jalan ia tidak menikmati jok yang empuk di dalam taksi karena matanya gelisah melihat argo yang terus bertambah.

Ada juga orang yang datang ke sebuah acara mengendarai motor lama. Karena gengsi, ia berusaha datang lebih awal, kemudian mencari tempat parkir yang agak tersembunyi. Ada lagi orang yang memaksakan diri mencicil ponsel baru yang mahal hanya karena gengsi di depan teman-temannya memakai ponsel lama yang dipikirnya sudah ketinggalan zaman. Maa syaa Alloh.

Betapa menderita hidup yang demikian. Menuruti keinginan, bukan kebutuhan. Memaksakan diri, tanpa melihat kemampuan. Mengikuti pandangan orang, tanpa memikirkan kebaikan dan keburukan. Semua itu terjadi karena gengsi.

Gengsi itu sama bahayanya dengan ‘ujub dan minder. Semuanya sama-sama perwujudan dari cinta dunia. Gengsi muncul karena hati sudah terpaut dengan dunia, menjadikan dunia sebagai tolak ukur kemuliaan. Padahal yang dikejar kemuliaan di pandangan manusia. Apalah artinya mulia di pandangan manusia, tapi sia-sia di pandangan Alloh Swt.
  
 Tidakkah kita ingat pada sabda Rosululloh Saw., “Demi Alloh, bukan kemiskinan yang aku khawatirkan akan menimpa diri kalian. Akan tetapi, aku kahwatir jika dunia ini dibentangkan untuk kalian sebagaimana ia dibentangkan untuk orang-orang sebelum kalian sehingga kalian berlomba sebagaimana mereka berlomba, dan akhirnya kalian hancur sebagaimana mereka hancur.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tidak perlu kita gengsi memakai motor gara-gara mobil kita dijual. Tidak perlu kita gengsi tinggal di rumah kontrakan. Demi Alloh.. Semua yang ada di dunia ini milik Alloh. Yang kita miliki, yang masih kita cicil atau yang kita sewa, semuanya mutlak milik Alloh. Semua itu ada di tangan kita hanya titipan saja dan hanya ujian. Tidak perlu gengsi dengan apa yang kita miliki. Gengsi adalah bentuk lain dari kufur nikmat, seolah karunia yang Alloh berikan kepada kita tiada berarti. Maa syaa Alloh.
Alloh Swt. berfirman,

ٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَا لَعِبٌ۬ وَلَهۡوٌ۬ وَزِينَةٌ۬ وَتَفَاخُرُۢ بَيۡنَكُمۡ وَتَكَاثُرٌ۬ فِى ٱلۡأَمۡوَٲلِ وَٱلۡأَوۡلَـٰدِ‌ۖ

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Al Hadiid [57] : 20)

Semoga kita bisa mengendalikan diri dari penyakit gengsi. Pastikan kita memakai dan memiliki atas dasar perlu, bukan sekedar mau. Ikutilah kesederhanaan Rasulullah Saw. dan para sahabat serta salafushsholeh. Cinta dunia adalah sumber malapetaka. Semoga kita tergolong orang-orang yang selamat. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.


Minggu, 09 Oktober 2016

Ayah, Hadirlah untuk Anakmu di 7 Waktu Ini!

Ayah, Hadirlah untuk Anakmu di 7 Waktu Ini!


Dalam sebuah hadits, Rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda, “Seorang ayah yang mendidik anak-anaknya adalah lebih baik daripada bersedekah sebesar 1 sa’ di jalan Allah.”
Nabi pun mencontohkan, bahkan ketika beliau sedang disibukkan dengan urusan menghadap Allah SWT (shalat), beliau tidak menyuruh orang lain (atau kaum perempuan) untuk menjaga kedua cucunya yang masih kanak-kanak, Hasan dan Husain. Bagi Nabi, setiap waktu yang dilalui bersama kedua cucunya adalah kesempatan untuk mendidik, termasuk ketika beliau sedang shalat.
Saat ini banyak keluarga di Indonesia yang kehilangan figur ayah. Ayah sudah berangkat kerja saat pagi buta, ketika si kecil masih tidur. Ketika ayah pulang malam hari, sering kali anak sudah tertidur.
“Tak heran jika anak ditanya, 'Bagaimana ayahmu?', jawabnya, 'Auk, ah gelap'. Karena memang mereka hanya bertemu waktu gelap, saat dini hari dan tengah malam,” kata Bendri Jaisyurahman, salah satu penggagas Komunitas Sahabat Ayah. 
Minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan membuat anak mengalami beberapa masalah psikologis. Di antaranya, anak yang rendah harga dirinya, anak laki-laki yang cenderung feminin dan anak perempuan yang cenderung tomboy, anak yang lambat dalam mengambil keputusan, serta anak yang cenderung reaktif. Termasuk juga, maraknya generasi alay.
Lalu bagaimana idealnya peran seorang ayah dalam pendidikan anak? Menurut Bendri setidaknya ada 7 waktu yang perlu diluangkan ayah untuk anaknya.
1. Pagi hari
Ayah bisa memulai dengan membangunkan anak. Luangkan 5 menit untuk bermain atau mendengar cerita anak mengenai mimpinya.
2. Siang hari
Luangkan 5 menit saja untuk menelepon anak di siang hari. Mulailah dengan cerita ringan mengenai aktivitas ayah di kantor dan pancing anak untuk bercerita mengenai kegiatannya hari itu.
3. Malam hari
Sediakan waktu untuk bermain serta mendengar cerita anak mengenai aktivitasnya seharian. Beri komentar dan arahkan anak secara positif. Malam hari merupakan waktu yang efektif untuk menanamkan budi pekerti dan sikap-sikap yang baik.
4. Liburan
Saat hari libur, ayah bisa secara total melakukan aktivitas bersama anak. Tidak harus pergi berlibur, bisa juga dengan mencuci mobil bersama, memancing, pergi ke toko buku. Aktivitas tersebut akan menciptakan ikatan yang kuat antara ayah dan anak.
5. Di kendaraan
Saat mengantar anak ke sekolah atau ke tempat lain, terutama jika menggunakan mobil, tersedia kesempatan untuk ngobrol dengan buah hati. Selipkan nasihat, misalnya mengenai pentingnya berkendara dengan santun, menghormati hak orang lain, mengikuti aturan lalu lintas, dan lain-lain.
6. Saat anak sedih
Saat anak mengalami kesedihan, ia membutuhkan tempat untuk curhat dan menyampaikan keresahan hatinya. Jika ayah mampu hadir dalam situasi ini, anak tidak akan melabuhkan kepercayaan pada orang yang salah. Karena pahlawan bagi anak adalah mereka yang ada di dekat mereka, menghibur, mendukung dan menguatkan ketika mereka sedih dan mengalami masalah.
7. Saat anak unjuk prestasi

Luangkan waktu untuk hadir saat anak mengikuti lomba atau tampil di panggung. Kehadiran ayah dan ibu dalam momen itu merupakan bentuk pengakuan akan kemampuan anak. Tepuk tangan, foto, dan rekaman yang dibuat ayah atau ibu akan menjadi kenangan yang terus mereka bawa hingga besar nanti.

Sabtu, 08 Oktober 2016

Mujahadah Meraih Ihsan

               Mujahadah Meraih Ihsan

Alhamdulillah. Puji dan syukur hanya kepada Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Mendengar setiap bisikan hati, menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang senantiasa dilimpahi hidayah-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Siapakah orang yang pasti paling berbahagia?

Tiada lain adalah orang yang dicintai oleh Alloh Swt., Penguasa, Pemilik, Penggenggam langit, bumi dan segala apa yang ada.
Dialah Dzat Yang Maha Baik, Maha Penjaga, Maha Pelindung, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dicintai manusia belum tentu bahagia. Karena manusia sama sekali tidak punya apa-apa, sama-sama sekedar nebeng di dunia.
Tapi, dicintai Alloh Swt. dijamin untung dan bahagia. Lantas siapakah orang yang paling dicintai Alloh?

 Dialah orang yang ‘ihsan’. Penyebutan bahwa Alloh mencintai orang yang bersifat ihsan di dalam Al Quran lebih banyak daripada penyebutan kecintaan Alloh terhadap orang dengan sifat lainnya.

Apa itu ihsan?
 Rosululloh Saw. bersabda, “Yaitu engkau beribadah kepada Alloh seolah-olah engkau melihat-Nya, dan apabila engkau tidak bisa (beribadah seolah-olah) melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.” (HR. Muslim)

Alloh Swt. berfirman, “..Sesungguhnya Alloh selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. Ali ‘Imron [4] : 1)

Orang yang memiliki sifat ihsan senantiasa terpelihara tingkah laku, perkataan bahkan hingga setiap niat dalam hatinya.
 Jikalau ada sesuatu yang keliru, ia sesegera mungkin beristighfar memohon ampun kepada Alloh dan memperbaikinya.

 Mengapa demikian?
 Karena ia selalu ada dalam kesadaran dan keyakinan bahwa Alloh Maha Mengetahui setiap kejadian sekecil apapun.

Orang yang ihsan senantiasa merasa dekat dengan Alloh dan selalu mengharapkan cinta-Nya.
 Dan, inilah karakter orang yang oleh Alloh banyak disebutkan di dalam Al Quran, sangat Alloh cintai. Semoga kita tergolong hamba-hamba yang sangat dicintai Alloh Swt. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.


Jumat, 07 Oktober 2016

Surat Al-Baqarah Ayat 214

         Surat Al-Baqarah Ayat 214



Artinya:
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa oleh mala petaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan dengan bermacam-macam cobaan sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman yang bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah."
Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

Ayat ini menjelaskan, "Iman tadi dengan sendirinya tidak cukup, melainkan harus dibuktikan dalam praktek. Di saat tertimpa peristiwa-peristiwa pahit, seorang Mukmin harus tetap memelihara keimanannya dengan bertawakal dan dalam liku-liku kehidupan, ia tidak menyeleweng dari jalan Allah.

Karena semua kejadian merupakan ujian dan derajat keimanan seseorang diuji atau ditimbang dalam ujian-ujian tadi.
Dari ayat tadi terdapat dua pelajaran yang dapat dipetik:
1. Berharap masuk surga tanpa menempuh kepahitan adalah harapan yang salah.
2. Ujian merupakan salah satu sunnah Allah bagi semua manusia agar setiap manusia dapat menemukan dan menunjukkan jati dirinya.


Menahan Amarah Datangkan Kebaikan

Menahan Amarah Datangkan Kebaikan

Amarah merupakan sifat alami yang pasti dimiliki oleh manusia. Namun, marah sebaiknya tidak dijadikan jalan untuk menyelesaikan masalah karena justru akan membuat permasalahan semakin rumit. Menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain tentu saja bukan hal yang mudah, tapi ketika kita bisa melakukan hal itu maka bisa menjadi bukti dari ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah SWT.
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada Surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang- orang yang menafkahkan (hartanya) di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya, serta memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS Ali Imran: 133-134).
Dalam surat Ali Imran di atas, dijelaskan jika Allah menjamin surga bagi mereka yang bertakwa. Juga bagi mereka yang bisa menahan amarah serta memaafkan kesalahan orang lain. Mereka tak hanya disukai oleh Allah SWT dan sesama manusia, namun juga malaikat-Nya.
Rasulullah SAW pernah berpesan kalau sikap diam, tenang, dan tidak membalas ketika dicaci atau disakiti jauh lebih baik dibanding mengumbar amarah.
Suatu ketika, Abu Bakar duduk bersama Rasulullah SAW dan mendapat cacian dalam waktu yang lama. Setelah sekian lama mencaci dan tidak kunjung berhenti, Abu Bakar pun membalas caciannya. Rasulullah SAW marah, lalu berdiri.
Abu Bakar menyusulnya, lalu ia berkata, “Wahai Rasulullah, dia mencaciku, padahal engkau duduk (bersamaku). Ketika aku membalas beberapa caciannya, engkau malah marah dan meninggalkanku.”
”Mendengar pertanyaan sahabatnya, Rasulullah SAW memberikan nasihat bahwa ketika Abu Bakar diam, maka ada malaikat yang telah membalaskan cacian untuknya. Sebaliknya, ketika cacian itu dibalas, maka datanglah setan.”

Kisah di atas mengajarkan kepada kita bahwa menahan amarah akan mendatangkan kebaikan. Mesikpun sulit, tapi ampunan Allah tentu lebih penting bukan?

Manfaat Utama Dzikir kepada Allah

 Manfaat Utama Dzikir kepada Allah

 “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya

“Dzikir kepada allah Ta’ala adalah ibadah terbesar dibandingkan ibadah lainnya,” demikian kata Ibn Abbas RA
MENJELASKAN hal ini,  Imam Ghazali dalam kitabnya “Dzikurllah” menulis, “Jika Anda bertanya, kenapa dzikir kepada Allah yang dikerjakan secara samar oleh lisan dan tanpa memerlukan tenaga yang besar menjadi lebih utama dan lebih bermanfaat dibandingkan dengan sejumlah ibadah yang dalam pelaksanaannya banyak mengandung kesulitan?”
Imam Ghazali menjelaskan bahwa dzikir mengharuskan adanya rasa suka dan cinta kepada Allah Ta’ala. Maka tidak akan ada yang mengamalkannya kecuali jiwa yang dipenuhi rasa suka, dan cinta untuk selalu mengingat dan kembali kepada-Nya.
Orang yang mencintai sesuatu akan banyak mengingatnya, dan orang yang banyak mengingat sesuatu (meskipun pada mulanya ini adalah bentu pembebanan) pasti akan mencintainya. Begitu halnya dengan orang yang berdzikir kepada Allah Ta’ala.
Apabila seorang Muslim sampai pada derajat suka berdikir, maka ia tidak akan melakukan erbuatan lain selain dzikir kepada Allah Ta’ala. Sesuatu yang selain Allah adalah sesuatu yang pasti meninggalkannya saat kematian menjemput. Nah, di sinilah urgensi mengapa setiap jiwa sangat membutuhkan amalan dzikir.
Dengan demikian, apa saja manfaat utama dari amalan yang sampai dibahas secara khusus oleh Imam Ghazali ini?
Pertama, kebahagiaan setelah kematian
Ketika seorang Muslim meninggal dunia, maka harta, istri, anak, dan kekuasaan akan meninggalkannya. Ya, tidak ada lagi yang bersamanya selain dzikir kepada Allah Ta’ala. Saat itulah, amalan dzikir akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi diirnya.
Imam Ghazali memberikan ilustrasi menarik akan hal ini. “Ada orang bertanya, ‘Ia sudah lenyap, lalu bagaimana perbuatan dzikir kepada Allah masih tetap kekal bersamanya?”
Imam Ghazali pun menjelaskan, “Sebenarnya ia tidak benar-benar lenyap, yang juga melenyapkan amalan dzikir. Ia hanya lenyap dari dunia dan alam syahadah, bukan dari alam malakut. Hal ini tertera dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 169-170.”
Kedua, senantiasa diingat oleh Allah Ta’ala
Di dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala berfirman;
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُواْ لِي وَلاَ تَكْفُرُونِ
“Ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu (QS. Al-Baqarah [2]: 152).
Tsabit Al-Banani berkata, “Saya tahu kapan Allah mengingatku.” Orang-orang pun merasa khawatir dengan ucapannya sehingga mereka pun bertanya, “Bagaimana kamu mengetahuinya?” Tsabit menjawab, “Saat aku mengingat-Nya, maka Dia mengingatku.”
Dalam Hadits Qudsi juga disebutkan, “Allah Ta’ala berfirman, ‘Aku akan bersama hamba-Ku selama ia mengingat-Ku dan kedua bibirnya bergerak karena Aku.” (HR. Baihaqi & Hakim).
Subhanallah, bagaimana kalau Allah yang mengingat diri kita yang dhoif. Bayangkan saja, seorang kepala desa akan sangat senang jika dirinya senantiasa diingat oleh gubernur atau presiden. Bagaimana kalau yang mengingat kita adalah Allah Ta’ala, Rabbul ‘Alamin!
Pantas jika kemudian sahabat Nabi Shallallahu alayhi wasallam, Muadz bin Jabal berkata, “Tidak ada yang disesali oleh penghuni surga selain waktu yang mereka lewatkan tanpa berdzikir kepada Allah Ta’ala.”
Ketiga, diliputi kebaikan demi kebaikan
Seorang Muslim yang senantiasa berdzikir akan senantiasa mendapatkan kebaikan demi kebaikan.
Rasulullah bersabda, “Tiada suatu kaum yang duduk sambil berdzikir kepada Allah melainkan mereka akan dikelilingi oleh malaikat, diselimuti oleh rahmat dan Allah akan mengingat mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya.” (HR. Bukhari).
Sementara itu hadits yang lain menyebutkan, “Tiada suatu kaum yang berkumpul sambil mengingat Allah dimana dengan perbuatan itu mereka tidak menginginkan apa pun selain diri-Nya, melainkan penghuni langit akan berseru kepada mereka, ‘Bangkitlah, kalian telah diampuni. Keburukan-keburukan kalian telah diganti dengan kebaikan-kebaikan’.” (HR. Ahmad).
Oleh karena itu, sangat luar biasa kasih sayang Allah kepada umat Islam. Manfaat dzikir yang sedemikian luar biasa bagi kehidupan dunia-akhirat kita senantiasa Allah ulang-ulang di dalam kitab-Nya agar kita terus menerus mengamalkannya.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْراً كَثِيراً
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS. Al-Ahzab [33]: 41).
Bahkan saat kita usai sholat pun, Allah tekankan agar kita terus berdzikir kepada-Nya.
فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلاَةَ فَاذْكُرُواْ اللّهَ قِيَاماً وَقُعُوداً وَعَلَى جُنُوبِكُمْ فَإِذَا اطْمَأْنَنتُمْ فَأَقِيمُواْ الصَّلاَةَ إِنَّ الصَّلاَةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَاباً مَّوْقُوتاً
“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat, ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring” (QS. An-Nisa [4]: 103).
Dengan demikian, mari kita upayakan agar muncul rasa suka dan cinta untuk senantiasa berdzikir kepada-Nya. Karena amalan ini sangat mudah diamalkan dengan manfaat yang sangat luar biasa. Tidak saja menjamin kebaikan di dunia, tetapi juga memastikan kebaikan di akhirat. Semoga Allah anugerahi kita hati yang senantiasa suka, cinta dan rindu untuk selalu berdzikir kepada-Nya. Wallahu a’lam.*


Kamis, 06 Oktober 2016

Dahsyatnya Surat Yasin

Dahsyatnya Surat Yasin





Fadhillah    :   surat Yasin.
عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِى رَبَاحٍ قَالَ بَلَغَنِى أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ :    « مَنْ قَرَأَ يس فِى صَدْرِ النَّهَارِ قُضِيَتْ حَوَائِجُهُ
Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, “Telah sampai padaku bahwa Rasulullah SAW, bersabda, ‘Barangsiapa membaca surat Yasin pada permulaan hari, niscaya akan dipenuhi segala hajatnya (pada hari itu).” (HR. Darami).
Banyak riwayat yang menjelaskan tentang fadhilah surat Yasin. Salah satunya menyebutkan bahwa segala sesuatu itu mempunyai hati, dan hati Al-Qur’an adalah surat Yasin.
Barangsiapa membaca surat Yasin satu kali, maka Allah mencatat baginya pahala sepuluh kali membaca Al-Qur’an. Tentu kami sontak mengucap “Subhanallah…” ternyata membaca surat Yasin diganjar Allah pahala 10 kali baca Al-Qur’an.. “Allahu Akbar…” Siapa yang nggak mau…?
Riwayat lain menerangkan bahwa Allah telah membacakan surat Thaha dan surat Yasin seribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. Ketika para malaikat mendengar hal itu, mereka berkata, “Alangkah berbahagia umat yang kepada mereka Allah turunkan Al-Qur’an. Alangkah berbahagia orang-orang yang memasukkan Al-Qur’an ke dalam hati mereka (menghafalnya). Dan alangkah berbahagia mereka yang membaca Al-Qur’an dengan lidah semata-mata demi keredhaan Allah, Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka yang telah lalu. Oleh sebab itu jadikanlah ia bacaan bagi orang-orang mati.”
Rasulullah SAW bersabda, “Hatiku ingin surat Yasin berada di dalam hati setiap umatku.” Sabda beliau lainnya, “Barangsiapa selalu membaca surat Yasin setiap malam, kemudian meninggal dunia, maka ia mati syahid.”
Hadits lain menyebutkan, “Barangsiapa membaca surat Yasin, maka diampuni dosanya; barangsiapa membacanya ketika lapar, akan dihilangkan kelaparannya, barangsiapa membacanya ketika sesat dijalan, ia akan kembali menemukan jalannya; barangsiapa membacanya kerena kehilangan hewannya, ia akan mendapatkannya kembali; dan barangsiapa membacanya karena takut kekurangan makanan, maka akan dicukupkannya. Jika dibacakan kepada orang yang akan meningggal dunia akan diumudahkan kematiannya; dan jika dibacakan pada wanita yang sulit melahirkan, maka akan dimudahkan baginya.”
Muqri ra. berkata, “Jika surat Yasin dibaca karena takut kepada raja atau musuh, maka akan dihilangkan rasa takutnya.” Sabda beliau lainnya, “Barangsiapa yang membaca surat Yasin dan As Shaffat pada hari Jum’at, lalu ia berdoa untuk semua hajat, maka akan dipenuhi hajatnya.”
(Kebanyakan hadits-hadits ini diambil dari Mazhaahirul Haq walaupun sebagian ulama mempermasalahkan tentang keshahihannya).
Bagaimanapun kedudukan hadits dan keterangan ini tentu membaca Al-Qur’an adalah ibadah dan kita hanya mengharap keridhaan Allah Yang Maha Bijaksana.

 

Fadhilah Qur’an

Fadhilah Qur’an


 Al-Qur’an punya banyak fadhilah. Salah satunya adalah sebagai obat. Kalau punya penyakit macam-macam, sering-sering baca Qur’an. Allah sendiri lho yang bilang kalau Qur’an itu adalah obat.
“Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman …”
(Q.S. Al-Israa: 82)
Surat Waqi’ah, Ar-Rahman, Yasin, dan Al-Mulk adalah bagian dari surat-surat di Al-Qur’an yang kesemuanya punya fadhilah sebagai obat fisik. Kenapa yang saya sebut adalah empat surat ini? Karena surat-surat inilah yang paling gampang buat kita.
Allah perintahkan lewat Rasulnya, lewat Al-Qur’anul karim.
“… Karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Quran
(Q.S. Al-Muzammil: 20)
Buat kita semua, Al-Ma’tsurat yang paling masyhur adalah surah Ar Rahman, Waqi’ah, Yasin, dan Al-Mulk. Bisa buat obat “tongpes”, kantong kemps
Iya, bener nih, banyakin baca Qur’an, insyaAllah rezeki kita ngalir kembali.


Dzikir Pagi dan Sore

     Dzikir Pagi dan Sore

Saya menyeru kepada diri saya sendiri dan Saudara semua untuk mengistiqomahkan berdzikir diwaktu pagi dan sore. Dan setiap habis membaca dzikir-dzikir tersebut, tarik nafas sebentar. Konek ke Allah. Konsentrasi dengan menghela nafas. Lalu berdoalah…
Buat yang berat hidupnya, ketahuilah, mungkin karena kurang dzikir barangkali. Dengan membiasakan membaca dzikir, semoga hidup menjadi semakin enteng. Buat yang rajin baca, ia bagaikan sedang mengumpulkan kekayaan, meniti jalan kemenangan, kesuksesan, kejayaan, dan kemuliaan. Terus rutinkan, ya.
Pelajari dan amalkan betul dzikir pagi, sore, serta dzikir-dzikir setelah sholat. Asli. Hidup insya Allah bakal enteng, seenteng-entengnya.
 Bayar kontrakan susah. Bayar angsuran ini itu, susah. Bayar sekolah/kuliah, cari kerja/jodoh, susah. Saya juga suka kasian sama yang pengen usaha, keringetan cari modal. Udah usaha, masih keringetan juga sebab kerap masalah muncul. Kemudian peristiwa ini dibilang wajar. Padahal mah nggak wajar. Kenapa? Sebab hidupnya sepi dari dzikir harian.
Melewati hari tanpa dzikir harian adalah seperti jalan di muka bumi nggak pake pakaian, dengan membawa beban berat di pundaknya. Rasulullah SAW juga pernah menggambarkan perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah seperti orang yang hidup, sementara orang yang tidak berdzikir kepada Allah sebagai orang yang mati:
Diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy’ari ra, Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabbnya dan orang yang tidak berdzikir kepada Rabbnya adalah seperti perbedaan antara orang yang hidup dengan orang yang mati”                           (HR. al-Bukhâri no. 6407)


7 Ketertarikan Cristiano Ronaldo Dengan Agama Islam

             7 Ketertarikan Cristiano Ronaldo Dengan                                                              Agama Islam 

1. Simpatisan Palestina [sementara rival nya simpati pada zionis]
CR7 dikabarkan menyumbangkan sepatu emas miliknya yang bernilai 1,5 juta euro (Rp 18,4 miliar) untuk anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Ia menyumbangkan sepatu emas miliknya lewat Yayasan Amal Real Madrid. Uang hasil lelang sepatu emas yang didapatnya pada 2011 itu didonasikan untuk sekolah-sekolah di Gaza.
Laman footballtarget.com, Rabu (21/11) melaporkan, Yayasan Real Madrid sampai sekarang sudah membangun 167 sekolah di 66 negara. Ini bukan kali pertama Ronaldo menyumbang hasil keringatnya untuk Palestina. Pada November 2011, ia menyumbangkan salah satu sepatu milikinya pada lelang Real Madrid Foundation. Uang hasil penjualan sepatu tersebut diberikan untuk sekolah-sekolah di Gaza.
Sepatu emas yang disumbangkan, didapatkan Ronaldo setelah menjadi top skorer Liga Eropa pada musim 2010/2011. Saat itu, Ronaldo mencetak 40 gol, unggul dari superstar Barcelona, Lionel Messi yang hanya mencetak 31 gol.
2. Membantu Korban Tsunami di Serambi Mekkah
Minggu pagi, 26 Desember 2004 silam seorang bocah bernama Martunis bermain sepak bola bersama teman-temannya di lapangan kampung. Dia memakai kostum timnas Portugal yang dibeli di Banda Aceh.
Tiba-tiba datang gelombang tsunami. Martunis yang saat itu baru duduk di kelas III SD bersama ibunya dan dua saudaranya berupaya menyelamatkan diri dengan menumpang pick up tetangganya. Saat digulung ombak tsunami, pick up pun tenggelam. Martunis, ibu, dan dua saudaranya tenggelam bersama mobil yang ditumpangi. Tapi nasib baik hinggap kepada Martunis, walaupun ia terbawa gelombang tapi dia dapat muncul ke permukaan air.
Setelah 19 hari bertahan, penduduk menemukan Martunis pada 15 Januari 2005. Warga menyerahkan dia kepada awak televisi Inggris yang kebetulan meliput di wilayah itu. Dalam sekejap gambar Martunis yang masih mengenakan kaus timnas Portugal, beredar di stasiun televisi Eropa.
Martunis pun menarik simpati bintang top sepak bola Portugal seperti Luis Figo, Nuno Gomes, Cristiano Ronaldo, pelatih Luiz Felipe Scolari, serta Gilberto Madail, Ketua Federasi Sepak Bola Portugal. Akhirnya Federasi Sepak Bola Portugal mengundang secara resmi Martunis ke negaranya.
Pada Juni 2005, didampingi ayahnya, Sarbini, dan Teuku Taharuddin, dokter yang mendampingi, berkunjung ke negara Portugal dan mendapatkan hibah uang 40 ribu euro atau lebih dari 500 juta rupiah. Selain itu, Martunis langsung menjadi anak angkat Ronaldo. Hingga sekarang Martunis sudah beranjak remaja dan dikabarkan bermain di sebuah klub junior, PSAP Sigli.
3. Anti – Israel I [tak mau menyebut “Israel”]
Menurut laporan Shabestan, wartawan televisi Aljazeera sempat bertanya kepada Cristiano Ronaldo,“Apa Pendapatmu Tentang Negara Ini?” Bintang dunia asal Portugal ini menjawab,“Saya berada di bumi Palestina.” Padahal diketahui, Portugal bertanding melawan Israel, di kandang Israel, pada Jumat (22/03/13) di pertandingan kualifikasi Piala Dunia Grup F.
4. Anti – Israel II [tak mau bertukar “jersey”]
Pada pertandingan Pra Piala Dunia lalu, sempat terjadi pertemuan pertandingan sepak bola antara tim sepak bola nasional Portugal melawan tim sepak bola nasional bangsa ‘zionis’ Israel. Namun setelah pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 3-3, biasanya pemain kedua tim menukar baju seragam sepak bolanya sebagai kenang-kenangan, namun Ronaldo menolak untuk bertukar jersey (baju seragam tim) miliknya dengan pemain Israel, meski sudah banyak yang mengajaknya
.
Di akhir pertandingan, ketika rekan-rekannya berangkulan dengan pemain timnas Israel untuk saling bertukar kaos, CR7 tampak hanya bersalaman sambil terus berjalan melewati pemain tuan rumah.
Ia terkesan cuek, dan tetap mengenakan jersey kebesarannya dengan nomor punggung 7 itu hingga masuk ke kamar ganti pemain. Sikap boikotnya itu, dikutip stopwar.org.uk, Senin (25/3/2013), sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina.
5. Tertarik dengan Al-Qur’an
Cristiano Ronaldo baru-baru ini mendapat hadiah kejutan dari Mobily, perusahaan operator seluler Arab Saudi. CR7 mendapatkan terjemahan Al-Qur’an bahasa Portugal dari perusahaan telekomunikasi terbesar di negara Timur Tengah itu.
Pemberian hadiah itu dilakukan dalam sebuah syuting iklan terbarunya di Dubai. Pesapakbola kelahiran Portugal itu tertangkap photo sedang menerima hadiah Mushaf Al-Qur’an  dari seorang lelaki Arab.
Hal ini senada dengan kutipan saat wawancaranya bersama Ozil beberapa waktu lalu. Ronaldo membenarkan kesaksian dari Ozil, “Banyak yang tidak percaya kalau saya mengagumi Al-Qur’an, tapi memang begitulah kenyataannya, setiap Ozil membaca Al-Qur’an, saya senantiasa merasa damai, dan hati saya pun menjadi sejuk,” kata Ronaldo kepada Media Spanyol.
6. CR7 Hafal Surat Al-Fatihah
Beberapa waktu yang lalu, media terbesar dan terpercaya Spanyol ‘Marca’ memberitakan jika rekan Ronaldo satu timnya, Mesut Ozil, pemain Muslim asal Jerman yang berdarah Turki ini, memberi kesaksian, Jika Cristiano Ronaldo sudah hafal huruf hijaiyah, dan juga sudah hafal Surat favoritnya, yaitu Surat Al- Fatihah.
7. CR7 Senang Diajarkan Berwudhu dan Selalu Mengingatkan Bismillah
Seperti dikutip diatas, CR7 tertarik pada Al-Qur’an khususnya Surat Al-Fatihah. Ia juga telah menghafalkan Surat Al-Fatihah dan bahkan senang saat akan diajarkan oleh Ozil, rekan satu timnya.
Mesut OziL juga membenarkan perkataan Ronaldo, “Cristiano Ronaldo selalu menunggu saya selesai Sholat di rest room, saya tahu dia ingin mendengar saya mengaji,” timpal Ozil.
Cristiano Ronaldo, kembali berkata, “Saya sudah hafal Al-Fatihah, mungkin nanti saya akan minta diajarkan berwudhu, saya sangat senang,” kata Ronaldo.
Hal itulah yang membuat CR7 “dekat” dengan Ozil. Menurut Ozil, rekannya yang terkenal playboy tersebut sering kali menanyakan tentang agama Islam padanya. Tak hanya itu, Ronaldo juga mengaku senang dan damai ketika mendengarkan Ozil mengaji. Bahkan, tak tanggung-tanggung, CR7 juga paham betul kebiasaan Ozil membaca Bismillah setiap kali akan memulai pekerjaan apapun.